Sabtu, 30 Juli 2011

UM Yogyakarta Peringkat Satu PTS se-Yogyakarta


Yogyakarta- Berdasarkan 4 International Colleges & Universities (4icu), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperoleh peringkat satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Yogyakarta. Sedangkan di tingkat nasional UMY menempati peringkat dua PTS se-Indonesia.
4icu merupakan search engine perguruan tinggi yang mencakup sekitar 10.000 Sekolah Tinggi dan Universitas. Peringkat berdasarkan popularitas website Peguruan Tinggi (PT) yang bersangkutan di 200 negara. Data dan informasi mengenai peringkat tersebut akan diperbaharui setiap enam bulan sekali yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Menurut Kepala Biro Sistem Informasi (BSI) UMY, Wahyudi, ST, MT peringkat UMY berdasarkan 4icu tersebut merupakan salah satu bentuk kepercayaan dari masyarakat. “Peringkat di 4icu merupakan bentuk peringkat berdasarkan popularitas website PT yang diakses masyarakat maupun link yang dipasang di website mereka. Sehingga masuk dalam hitungan search engine yang digunakan untuk penghitungan 4icu yaitu google page rank danyahoo inbound links,”urainya ketika ditemui di Kampus terpadu UMY Jumat (29/7).
Terkait dengan banyaknya pengunjung di web maupun yang menempatkan link web PT bersangkutan di web pengunjung dinilai Wahyudi hal tersebut dipengaruhi oleh isi web PT tersebut. “Isi web yang menarik akan membuat orang tertarik untuk selalu mengunjungi dan menempatkan link web tersebut di web mereka. Semakin banyak orang yang mengunjungi dan menempatkan link di web mereka akan membuat semakin banyak dideteksi oleh search engine,”jelasnya.
Terkait peringkat dalam pemaparannya hal tersebut bukan menjadi tujuan utama universitas melainkan sebagai ukuran. “Sebagai ukuran terkait dengan pelayanan PT bersangkutan kepada masyarakat. Website PT mampu memberikan informasi yang dibutuhkan kemudian berbagi ilmu, pengetahuan maupun hasil penelitian kepada masyarakat. Sehingga timbal baliknya adalah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Salah satunya banyak yang melakukan akses terhadap website dan memasang link di website mereka.”tambahnya.
Lebih lanjut Wahyudi menuturkan website yang baik adalah website yang mampu memberikan informasi yang dibutuhkan. “Misalnya website Perguruan Tinggi. Paling tidak web tersebut mencakup kebutuhan masyarakat luas. Mulai dari calon mahasiswa baru yang bisa mengetahui syarat apa saja yang dibutuhkan untuk masuk ke PT yang dituju. Kemudian para mahasiswa dapat memanfaatkan e-learning. Dimana dosen dapat memasang mata kuliah atau jadwal pengumpulan tugas dan lainnya. Sedangkan masyarakat luas dapat mengetahui ilmu, pengetahuan maupun hasil penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat yang diinformasikan melalui web tersebut,”tuturnya.
Wahyudi berharap naiknya peringkat UMY tersebut akan semakin memacu para civitas akademika UMY untuk memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada masyarakat. “Meningkatkan kesadaran untuk saling berbagi ilmu, data, informasi dan pengetahuan. Kemudian menggunakan website sebagai salah satu sarana untuk berkomunikasi antara PT dengan masyarakat.”ujarnya
source: www.muhammadiyah.or.id

Kamis, 28 Juli 2011

Jangan kuper, Kenali Kanker


Kanker payudara, penyakit pembunuh perempuan nomor satu di dunia ini patut mendapat perhatian dan tindakan khusus. Sebab penyakit ini tenyata juga menjadi pembunuh (perempuan) terbesar kedua di Indonesia setelah kanker leher rahim. Badan Regristrasi Kanker Indonesia mencatat pada tahun 2004 terdapat 2399 kasus kanker leher rahim, 2222 kasus kanker payudara, 787 kasus kanker ovarium, 469 kasus kanker kulit dan 392 kasus kanker rectum, dan kasus tersebut terus meningkat setiap tahun. 

Menurut WHO 8-9% wanita akan mengalami kanker payudara. Ini menjadikan kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemui pada wanita. Setiap tahun lebih dari 250,000 kasus baru kanker payudara terdiagnosa di Eropa dan kurang lebih 175,000 di Amerika Serikat. Masih menurut WHO, tahun 2000 diperkirakan 1,2 juta wanita terdiagnosis kanker payudara dan lebih dari 700,000 meninggal karenanya. Belum ada data statistik yang akurat di Indonesia, namun data yang terkumpul dari rumah sakit menunjukkan bahwa kanker payudara menduduki ranking pertama diantara kanker lainnya pada wanita.
Kanker sebenarnya adalah pecahan massa dari induknya yakni tumor. Tumor sendiri merupakan semua benjolan di tubuh manusia yang abnormal yang sifatnya tidak selalu ganas. Letaknya pun bisa dimana saja, misalnya bisul, yang juga bisa dikategorikan tumor meskipun tidak berbahaya.  
Benjolan abnormal banyak sebabnya, misalnya tumor di payudara karena radang atau yang biasa disebut mastitis. Tumor ini biasanya terjadi pada perempuan menyusui. Akibat luka gigitan atau isapan bayi yang bercampur bakteri akhirnya menimbulkan luka. 
Ada juga tumor payudara karena virus tuberculosis atau yang biasa disebut mastitis TBC. Biasanya radang ini diawali dengan berubahnya warna payudara menjadi kemerahan. Setelah itu akan timbul luka dan benjolan yang biasa disebut abces, kumpulan nanah pada organ yang tidak berongga. 
Ø  Kenali Gejalanya
·    Terdapat benjolan di payudara
Tidak semua benjolan yang muncul di payudara merupakan kanker. Untuk bisa membedakannya harus dipilih waktu yang tepat untuk memeriksa. Jangan memeriksa payudara di sekitar waktu menstruasi. Karena pada saat itu seringkali puting menegang dan itu normal. Waktu yang tepat adalah hari ke-7 setelah menstruasi terakhir. Apabila terdapat benjolan, maka perlu untuk diwaspadai.
·    Luka atau koreng yang tidak kunjung sembuh
Apabila terdapat luka di payudara yang telah diobati tetapi tidak kunjung sembuh, maka perlu dicurigai. Tidak perlu menunggu lama, jika luka di obati dua kali tetapi tidak berangsur membaik, Anda harus segera berkonsultasi dengan ahli.
·    Keluar cairan abnormal dari puting
Jika perempuan tidak sedang hamil dan menyusui, tetapi tiba-tiba keluar cairan, patut dicurigai. Cairannya biasa berwarna keruh atau kecoklatan.
·    Putting tertarik ke dalam
Putting dalam kondisi normal adalah menonjol ke luar, jika suatu ketika putting tertarik ke dalam, hal itu merupakan gejala kanker. Namun bukan gejala karsinoma apabila puting memang sejak awal tertarik ke dalam.
·    Muncul cekungan di permukaan kulit
Permukaan kulit payudara yang semula mulus tiba-tiba terdapat cekungan bisa jadi karena tarikan kanker.
·    Pori-pori melebar
Jika pori-pori melebar menyerupai kulit jeruk, ini merupakan gejala kanker yang lainnya.
·    Terjadi perubahan warna kulit
Bagian yang terkena kanker pada umumnya warna kulit permukaannya berubah, maka akan terlihat berbeda dengan kulit normalnya. (mg5/han)

Lakukan SADARI 
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebagai antisipasi dini terkena kanker payudara, yaitu melakukan Periksa Payudara Sendiri (Sadari). Ada beberapa metode yang diberikan dr Nora.  
 Metode 1:
1.    Berdiri di depan cermin
2.    Angkat tangan kiri ke atas
3.    Tangan sebelah kanan meraba payudara. Teknik meraba membentuk lingkaran di sekitar puting dengan rotasi pergerakan mulai dari lingkaran kecil menjadi semakin besar.
4.    Ulangi langkah yang sama tetapi dengan gerakan memijat. Gerakan tetap membentuk lingkaran kicil yang makin lama makin membesar. Hal ini digunakan untuk memeriksa apakah terdapat benjolan di payudara.
5.    Lakukan pada payudara sebelah kanan.
Metode 2:
1.    Badan tetap berdiri di depan cermin
2.    Angkat kedua tangan 
3.    Amati pergerakan payudara Anda. Apabila gerakan payudara tidak serentak antara kiri dan kanan, maka perlu dicurigai.
4.    Bandingkan ukuran dan bentuk payudara. Jika terdapat perbedaan antara kanan dan kiri perlu segera diperiksakan.
5.    Amati juga warna, permukaan kulit dan bentuk puting.

Metode 3:
1.    Tubuh dibaringkan 
2.    Bahu disangga tangan sebagai bantal.
3.    Pada sisi yang diperiksa ditaruh di bawah kepala
4.    Mulai meraba payudara merata, gerakan melingkar dilanjutkan meraba ketiak. 

Catatan : 
Usia 20-25 tahun    : Sadari satu bulan sekali
Usia 26-35 tahun    : Sadari satu bulan satu kali ditambah periksa ke dokter spesialis satu tahun sekali
Usia 35 tahun         : Mammografi atau USG.  Pemeriksaan dengan USG lebih nyaman digunakan oleh masyarakat karena pasien tinggal berbaring tanpa khawatir terkena radiasi. Tetapi jika mammografi, pemeriksaan menggunakan X-ray dan juga ditekan payudaranya, sehingga terkadang banyak pasien yang merasa kurang nyaman.
Usia 36-50 tahun    : Sadari per bulan sekali, periksa ke dokter enam bulan sekali disertai mammografi sesuai anjuran
Usia di atas 50 tahun    : Sadari tiap bulan, periksa ke dokter enam bulan sekali, serta mammografi per tahun 

Pola Hidup Sehat
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghindarkan diri dari kanker payudara, salah satunya pola hidup sehat. Lakukan beberapa langkah berikut ini: 
 
·    Olahraga secara teratur untuk menghilangkan lemak dan kolesterol yang dapat merangsang tumbuhnya sel kanker dalam tubuh
·    Perbanyak makan buah dan sayur yang akan meningkatkan produksi fitoestrogen dalam tubuh yang akan melindungi dari bahaya kanker
·    Hindari obat-obat hormonal
·    Hindari makanan yang tinggi karsinogen, seperti pestisida yang disemprotkan pada buah dan sayur
·    Kurangi makanan yang mengandung zat pewarna dan berbahan pengawet
·    Lakukan sadari secara rutin
·    Menikahlah pada usia yang tepat
·    Sebaiknya melahirkan anak pertama sebelum usia 30 tahun 
·    Berikanlah ASI terhadap bayi Anda secara ekslusif selama dua tahun
·    Hindari stress. Karena stess akan menurunkan daya tahan tubuh
(mg5/han)



be"berbagai sumber"

Sabtu, 23 Juli 2011

info mataf fkik umy


Diadakan tanggal 9-11 september, TM tanggal 7 september, pendaftaran sudah dimulai sejak tanggal 20 juli di loby C FKIK UMY,


Info pendaftaran dan persyaratan Mataf bisa menghubungi


andri : 089671870392
nopryan : 085245151970

Yang sudah mendaftar MATAF haraap melengkapi Form Database Mahasiswa Dibawah ini
=====
=====
=====
=====
=====
===============
============
========
====

Rabu, 20 Juli 2011

Biodata Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMY

 PUSDATIM (PUSAT DATA DAN INFORMASI) BEM FKIK

Mahasiswa Baru FKIK UMY diharap Mengisi Form di bawah ini

silakan klik link di bawah ini untuk mengisi biodata mahasiswa baru BEM FKIK

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites